Menelusuri Nilai Ideologi Islam dalam Gerakan Tapak Suci Muhammadiyah

Tapak Suci Putera Muhammadiyah kembali menegaskan eksistensinya sebagai organisasi pencak silat yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknik bela diri, tetapi juga berakar kuat pada ideologi Islam sebagai landasan gerakan. Penegasan ini mengemuka dalam kajian ideologi yang diselenggarakan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) sebagai bagian dari upaya penguatan pemahaman kader.
Dalam kajian tersebut disampaikan bahwa Tapak Suci merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang memiliki peran strategis dalam proses kaderisasi. Pencak silat diposisikan sebagai sarana pendidikan yang menyeluruh, yang tidak hanya melatih kekuatan jasmani, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial kader di tengah masyarakat.
Ideologi Tapak Suci bersumber dari nilai-nilai Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah. Nilai tersebut kemudian diinternalisasikan dalam setiap aktivitas organisasi, mulai dari proses latihan, pembinaan mental, hingga sikap hidup para pesilat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan ini, Tapak Suci hadir sebagai media dakwah kultural yang menanamkan ajaran Islam secara kontekstual dan aplikatif.
“Tapak Suci bukan sekadar perguruan silat, melainkan wadah pembinaan kader yang menjadikan ideologi Islam sebagai jiwa gerakan. Setiap latihan diarahkan untuk membentuk pribadi yang kuat secara fisik, matang secara intelektual, dan kokoh secara spiritual,” disampaikan dalam pemaparan kajian tersebut.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa Tapak Suci memiliki akar sejarah yang kuat dari tradisi pesantren dan semangat Islam berkemajuan Muhammadiyah. Hal ini menjadikan Tapak Suci tidak terjebak pada praktik bela diri semata, melainkan menempatkan akhlak dan nilai keislaman sebagai ukuran utama keberhasilan kaderisasi.
Dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, penguatan ideologi dinilai sebagai kebutuhan mendesak. Arus globalisasi, perkembangan teknologi, serta dinamika sosial budaya menuntut kader Tapak Suci memiliki pijakan nilai yang kokoh agar tidak kehilangan arah dan tetap konsisten dengan tujuan gerakan Muhammadiyah.
Melalui penguatan ideologi yang berkelanjutan, Tapak Suci diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang tidak hanya unggul di gelanggang, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Kader Tapak Suci diharapkan tampil sebagai pribadi yang berani, berakhlak, dan siap berkontribusi nyata dalam membangun persyarikatan, umat, dan bangsa. (vina)
sumber : https://umsida.ac.id/menggali-ideologi-tapak-suci-dari-tokoh-islam/



