Lewati ke konten

MPM Muhammadiyah Hadir Mendampingi dan Memberdayakan Masyarakat Pinggiran

Foto profil Agus RandiAgus RandiKontributor IPM
MPM Muhammadiyah Hadir Mendampingi dan Memberdayakan Masyarakat Pinggiran

Semangat dakwah Muhammadiyah tidak hanya berkembang di pusat kota, tetapi juga sampai ke tempat-tempat jauh di luar kota. Melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM), Muhammadiyah hadir untuk mendampingi, memperkuat, dan membantu masyarakat yang tinggal di luar kota, sebagai bagian dari upaya menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi umat.

Meskipun Muhammadiyah adalah organisasi keagamaan Islam, gerakan mereka tidak hanya fokus pada masalah hukum agama.Mereka juga aktif di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, politik, dan budaya.

Dengan semangat menolong yang diinspirasi ayat Al Ma'un yang dipelajari dan dilakukan Kiai Ahmad Dahlan, Muhammadiyah terus mendampingi masyarakat yang kurang dihargai sejak awal hingga sekarang.

Ketua MPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, M. Nurul Yamin menjelaskan, usaha Muhammadiyah dalam membantu masyarakat adalah untuk mengurangi ketimpangan.

Semangat menolong dan mengurangi ketimpangan ini dilakukan oleh MPM, yang menargetkan kelompok seperti petani, perahu, nelayan, difabel, pemulung, dan masyarakat kota yang kurang beruntung.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional, Yamin menyampaikan bahwa ketimpangan atau rasio gini semakin besar di area perkotaan, dibandingkan wilayah pedesaan.

\"Meskipun secara kualitatif jumlah orang miskin di Indonesia sedikit berkurang, tetapi pemerintah melakukan perbaikan secara bertahap,\" ujar M. Nurul Yamin pada hari Rabu (10/12) di Gedoeng Moehammadijah, Kota Yogyakarta.

\"Tapi masalah utama kita adalah ketimpangan.Jika kita melihat ketimpangan tersebut, ternyata ketimpangan di perkotaan justru lebih besar dari ketimpangan di pedesaan,\" tambahnya.

Ketimpangan ini menjadi dasar MPM PP Muhammadiyah untuk membantu Kelompok Paguyuban Abang Becak KH.Ahmad Dahlan (Pabelan). Berbagai upaya dilakukan MPM salah satunya dengan pendampingan holistik kepada kelompok Pabelan.

\"Pemberdayaan para anggota kelompok Abang Becak ini menjadi bagian dari misi Persyarikatan Muhammadiyah,\" kata Yamin.

Pendampingan kepada anggota kelompok Pabelan, kata Yamin, tidak hanya diberikan kepada para suami sebagai penyedia layanan becak, tetapi juga kepada para istri mereka untuk meningkatkan ekonomi mereka.

\"MPM juga membantu istri tukang becak Pabelan tentang cara meningkatkan pendapatan.Dengan begitu, tukang becak Pabelan berbeda dengan kelompok becak yang lain,\" ujarnya.

Pendampingan tidak hanya untuk meningkatkan ekonomi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup, dan membangun hubungan yang lebih baik serta adil dengan para pelanggan becak.

Melalui langkah-langkah yang sederhana namun bermakna, MPM Muhammadiyah terus menjaga semangat dakwah yang mencerahkan.

Pendampingan kepada masyarakat pinggiran membuktikan bahwa Muhammadiyah selalu hadir dan berjuang bersama umat untuk kehidupan yang lebih bernilai. (Aanardianto/Randi)

Sumber : https://muhammadiyah.or.id/2025/12/mpm-menjaga-nyala-semangat-muhammadiyah-mendampingi-masyarakat-pinggiran/

Tulis postingan