Aisyiyah Lampung Latih 50 Peserta dalam Pelatihan Perawatan Jenazah

Dalam suasana yang serius, Aisyiyah Lampung mengadakan pelatihan mengenai perawatan jenazah yang berhasil menarik 50 orang peserta. Pelatihan ini menjadi tempat penting bagi masyarakat untuk mempelajari cara perawatan jenazah dengan benar, sekaligus memperkuat peran Aisyiyah dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung AR Fachruddin RSU Muhammadiyah Metro, pada hari Sabtu, 8 November 2025.

Direktur Utama RSU Muhammadiyah Metro dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah sarana penting untuk memperbarui pengetahuan mengenai perawatan jenazah.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Salah satu gerakan dakwah di RSU Muhammadiyah Metro adalah menyediakan layanan perawatan jenazah dan ambulan jenazah secara gratis,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan PWM Lampung, Dra.Nurjanah Baharudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peserta yang telah mengikuti pelatihan serupa di tingkat nasional, yaitu pada 2-3 Agustus 2025 di RS Islam Jakarta Cempaka Putih.

“Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang perawatan jenazah sesuai dengan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah,” ujarnya.

Wakil Ketua II Pimpinan Wilayah Aisyiyah Provinsi Lampung, Dra.Nurhayati Wahidah, yang mewakili Ketua PW Aisyiyah, dalam sambutannya menekankan pentingnya niat yang tulus.

“Pelatihan ini harus diniatkan ikhlas agar bernilai ibadah,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun ilmu perawatan jenazah terasa statis, materi yang diberikan kali ini akan membahas kasus-kasus khusus, seiring perkembangan ilmu pengetahuan.

“Dalam materi akan ada pembahasan mengenai jenazah yang mengalami kecelakaan, anggota tubuh yang hilang, hingga pasien penyakit menular.

Hal ini akan dibahas secara tinjauan medis dari RSU Muhammadiyah Metro,” pungkasnya.

Dra.Nurhayati juga menegaskan, “Peserta setelah pelatihan diharapkan mampu menyelenggarakan pelatihan semacam ini dan membentuk tim perawatan jenazah tingkat cabang dan ranting,” tegasnya.

Dengan selesainya pelatihan ini, Aisyiyah Lampung berharap para peserta dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan perawatan jenazah bagi masyarakat.

Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dengan tanggung jawab, sehingga keberadaan mereka benar-benar memberikan manfaat bagi umat. (Ade/Randi)

Baca juga :