Abung Surakarta, 27 Agustus 2025 — Aula SMP Muhammadiyah 1 Abung Surakarta pagi itu terasa berbeda. Langit masih sedikit berawan, tetapi suasana di dalam ruangan penuh dengan semangat, senyum, dan harapan baru. Setelah sekian lama vakum, akhirnya bendera Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) kembali berkibar di lingkungan sekolah tersebut.
Tepat pada Rabu, 27 Agustus 2025, diselenggarakan Pelantikan Pimpinan Ranting IPM SMP Muhammadiyah 1 Abung Surakarta periode 2025–2026. Kegiatan ini menjadi penanda kebangkitan kembali semangat ber-IPM di kalangan pelajar SMP Muhammadiyah 1 Abung Surakarta, sekaligus bukti nyata bahwa semangat organisasi tidak pernah benar-benar padam hanya menunggu untuk dihidupkan kembali oleh generasi baru yang berani.
Pembukaan yang Penuh Khidmat
Acara dimulai tepat pukul 09.00 WIB. Seluruh tamu undangan, guru, dan siswa memenuhi aula dengan rapi dan penuh antusias. Pembawa acara membuka kegiatan dengan salam pembuka, diikuti lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Fahri, siswa SMP Muhammadiyah 1 Abung Surakarta, yang suaranya menggema lembut dan menenangkan.
Suasana semakin khidmat saat seluruh hadirin berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan Mars Muhammadiyah dan Mars IPM. Lagu-lagu perjuangan itu menghidupkan kembali semangat pelajar Muhammadiyah yang berkomitmen untuk belajar, berjuang, dan bertakwa.
Prosesi Pelantikan dan Serah Terima Jabatan
Setelah rangkaian pembukaan selesai, acara memasuki inti kegiatan, yaitu prosesi pelantikan pengurus baru. Pembacaan Surat Keputusan (SK) dilakukan oleh Ketua Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik Pimpinan Daerah IPM Lampung Utara, Kanda Arman Ramadhan, dengan suara lantang dan penuh wibawa.
Kemudian, prosesi pelantikan dilanjutkan oleh Kanda Ricky Pratama, Ketua Bidang Organisasi PD IPM Lampung Utara, yang juga mewakili Ketua Umum PD IPM Lampung Utara, Kanda Jalil Anwar Amannuloh, karena beliau berhalangan hadir. Dengan penuh khidmat, Ricky membacakan naskah pelantikan, diikuti pengucapan sumpah jabatan oleh seluruh pengurus baru yang berdiri tegak dengan wajah bersemangat.
Setelah itu, dilakukan serah terima jabatan (sertijab) oleh Salsabila Adellia Putri, yang kini resmi menjabat sebagai Ketua Umum PR IPM SMP Muhammadiyah 1 Abung Surakarta. Momen ini terasa begitu istimewa dan emosional. Berbeda dari biasanya, sertijab kali ini bukanlah peralihan dari pengurus lama ke pengurus baru, melainkan permulaan baru setelah masa kevakuman yang cukup panjang.
Estafet kepemimpinan yang diserahkan kali ini menjadi simbol kebangkitan organisasi di tingkat ranting, disaksikan langsung oleh Kanda Ricky Pratama dan Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Abung Surakarta, Ibu Firda Septiyani, S.Sos. Keduanya turut memberikan dukungan moral agar kepengurusan baru mampu melangkah mantap di jalan dakwah pelajar Muhammadiyah.
Sambutan dan Motivasi untuk Pengurus Baru
Sambutan pertama disampaikan oleh Salsabila Adellia Putri, Ketua Umum PR IPM yang baru dilantik. Dengan suara bergetar namun penuh keyakinan, Salsabila menyampaikan rasa syukur atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk menjadikan IPM di sekolahnya sebagai wadah belajar dan tumbuh bersama.
Saya ingin IPM ini tidak hanya sekadar nama, tetapi menjadi tempat bagi kita untuk belajar tanggung jawab, kerja sama, dan keberanian dalam berorganisasi. Mari kita mulai lagi, dari kecil, dari sekolah kita, tutur Salsabila dalam sambutannya yang mendapat tepuk tangan hangat dari seluruh peserta.
Sambutan kedua disampaikan oleh Kanda Ricky Pratama, Ketua Bidang Organisasi PD IPM Lampung Utara, yang hadir mewakili Ketua Umum PD IPM Lampung Utara, Kanda Jalil Anwar Amannuloh. Dalam sambutannya, Ricky menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat para pelajar yang berhasil menghidupkan kembali kegiatan IPM di sekolah.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah awal perjuangan panjang yang akan menentukan arah gerak pelajar Muhammadiyah di Abung Surakarta.
“Hari ini kita tidak sekadar melantik pengurus, tapi melantik semangat. Jangan takut untuk memulai, karena dari langkah kecil seperti inilah IPM besar tumbuh,” pesan Ricky yang disambut tepuk tangan semangat dari seluruh peserta.
Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Abung Surakarta, Ibu Firda Septiyani, S.Sos., juga menyampaikan apresiasi dan dukungannya. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa organisasi pelajar seperti IPM memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kemandirian, dan tanggung jawab siswa.
“Saya bangga IPM bisa aktif kembali di sekolah kita. Semoga ini menjadi awal dari banyak kegiatan positif yang menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kebersamaan di antara siswa,” ucapnya penuh kebanggaan.
Forum Kecil dan Pembahasan Langkah Awal
Setelah seluruh rangkaian acara formal selesai, kegiatan ditutup dengan pembacaan hamdalah bersama sebagai ungkapan syukur atas terlaksananya acara dengan lancar. Para tamu undangan kemudian melanjutkan sesi foto bersama, yang diwarnai senyum dan kebahagiaan dari seluruh pengurus baru.
Namun, semangat kaderisasi belum berakhir di sana. Setelah acara resmi selesai, Kanda Ricky Pratama dan Kanda Arman Ramadhan mengajak pengurus baru untuk membentuk forum kecil yang berisi diskusi santai namun serius. Dalam forum tersebut, mereka membahas berbagai hal penting: bagaimana cara mengelola kegiatan ranting, membangun komunikasi dengan sekolah, dan merancang program kerja awal untuk beberapa bulan ke depan.
Diskusi berlangsung hangat. Para pengurus baru tampak antusias, mencatat setiap arahan yang diberikan. Kanda Ricky memberikan banyak motivasi agar mereka berani bergerak dan tidak takut untuk mencoba hal baru dalam kepemimpinan.
“Mulailah dengan hal kecil, tapi konsisten. IPM tidak akan besar karena program besar, tapi karena kadernya yang mau terus belajar,” ujar Ricky menutup forum kecil tersebut.
Meneguhkan Harapan Baru
Pelantikan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum kebangkitan bagi pelajar SMP Muhammadiyah 1 Abung Surakarta. Dengan semangat baru dan bimbingan dari Pimpinan Daerah IPM Lampung Utara, harapan besar kini tumbuh: bahwa IPM di ranting ini akan kembali aktif, solid, dan menjadi pelopor kegiatan positif di lingkungan sekolah.
Kegiatan berakhir menjelang siang dengan rasa haru dan bahagia. Para siswa saling bersalaman, guru-guru memberikan ucapan selamat, dan suasana penuh semangat memenuhi aula. Hari itu bukan hanya tentang pelantikan, tetapi tentang kebangkitan kembali semangat pelajar Muhammadiyah yang sesungguhnya.


