Bidang Kaderisasi PK IMM FKIP UMKO Gelar Sekolah Kader sebagai Penguatan Nilai dan Arah Perjuangan Organisasi

Bidang Kaderisasi PK Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah FKIP Universitas Muhammadiyah Kotabumi menyelenggarakan kegiatan Sekolah Kader pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 14.30–19.30 WIB dengan mengusung tema “Sekolah Kader sebagai Ruang Tajdid dan Peneguhan Komitmen Gerakan di Bulan Ramadhan.” Kegiatan ini diikuti oleh 240 kader immawan dan immawati sebagai peserta aktif dalam forum pembinaan yang dirancang memperkuat kualitas ideologis, intelektual, serta orientasi gerakan kader.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan ngaji bersama, dilanjutkan laporan ketua pelaksana oleh Dafa Fiantara Ramadhan, kemudian sambutan sekaligus pembukaan oleh Ketua Bidang Kaderisasi PK IMM FKIP UMKO, Hermansyah. Agenda utama menghadirkan pemateri Alfansa Yusuf, Ketua Umum PC IMM Lampung Utara, yang memberikan penguatan materi kaderisasi dan orientasi strategis gerakan organisasi.

Secara konseptual, Sekolah Kader ini dilaksanakan untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum tajdid atau pembaruan dalam dimensi spiritual, intelektual, dan gerakan guna memperkuat integritas serta militansi kader. Forum ini juga diarahkan meneguhkan kembali komitmen ideologis kader terhadap nilai dasar organisasi sebagai gerakan mahasiswa Islam yang berlandaskan keislaman, keilmuan, dan kemasyarakatan. Selain itu, kegiatan berfungsi mempererat ukhuwah dan memperkuat soliditas internal kader melalui ruang dialog, refleksi, dan konsolidasi gerakan secara kolektif.

Pelaksanaan kegiatan menghasilkan penguatan silaturahmi antar kader lintas angkatan 21 hingga 25 sekaligus membuka ruang refleksi atas berbagai dinamika dan tantangan kader saat ini. Refleksi tersebut menjadi pijakan strategis dalam merumuskan langkah pembenahan organisasi guna menyiapkan generasi kader yang lebih matang, berintegritas, serta siap melanjutkan estafet perjuangan gerakan di masa mendatang.

Melalui pelaksanaan Sekolah Kader bertema tajdid ini, forum kaderisasi tidak hanya dimaknai sebagai agenda rutin, tetapi sebagai ruang pembinaan strategis yang meneguhkan arah gerakan, memperkuat identitas ideologis, serta membangun kesadaran kolektif kader dalam menjaga kesinambungan misi perjuangan organisasi.